Apa Itu Part Time dan Aturan Kerjanya

Table of Contents

Kerja part time sering dipilih mahasiswa, pekerja yang ingin mendapat penghasilan tambahan, atau orang yang membutuhkan jadwal lebih lentur. Pola kerja ini punya jam kerja lebih singkat dibanding pekerjaan penuh waktu. Meski waktunya terbatas, pekerja tetap perlu memahami isi perjanjian dan hak yang diterima.

Apa Itu Part Time dalam Dunia Kerja

Part time adalah pekerjaan paruh waktu dengan durasi kerja yang lebih rendah daripada pekerja penuh waktu pada posisi sejenis. Sistem ini biasanya memakai jadwal harian, beberapa hari dalam seminggu, atau berdasarkan kebutuhan usaha. Karena itu, jam kerja dan skema upah perlu disepakati sejak awal.

Menurut International Labour Organization dalam Part-Time Work Convention, 1994, pekerja paruh waktu adalah pekerja yang memiliki jam kerja normal lebih sedikit daripada pekerja penuh waktu yang sebanding. Definisi ini menekankan perbandingan jam kerja, bukan jenis profesinya.

Bedanya dengan kerja full time

Pekerja full time umumnya menjalani jam kerja normal perusahaan secara penuh. Sementara itu, pekerja part time bekerja di bawah durasi tersebut, misalnya hanya pada akhir pekan atau beberapa jam saat toko ramai.

Perbedaan jam kerja dapat memengaruhi besaran upah, jadwal shift, hingga fasilitas kerja. Namun, status part time tidak berarti perusahaan boleh mengabaikan keselamatan dan perlindungan pekerja.

Contoh pekerjaan part time

Pekerjaan part time dapat ditemui di banyak sektor jasa. Contohnya pramusaji kafe, penjaga toko, kasir, admin acara, pengajar les, hingga pengantar pesanan.

Seorang mahasiswa, misalnya, dapat bekerja sebagai barista selama empat jam pada sore hari setelah kuliah. Jadwal seperti ini membuat pekerjaan lebih mudah disesuaikan dengan aktivitas utama.

Ciri Kerja Part Time yang Perlu Dikenali

Lowongan kerja paruh waktu biasanya mencantumkan jumlah jam, jadwal masuk, serta upah yang ditawarkan. Calon pekerja sebaiknya tidak hanya melihat nominal penghasilan. Perhatikan pula sistem pembayaran, tugas, dan siapa yang bertanggung jawab memberi arahan kerja.

BACA JUGA  Apa Itu Mindset dan Mengapa Penting dalam Perkembangan Profesional

Jam kerja yang fleksibel memang menjadi daya tarik utama. Namun, fleksibel tidak selalu berarti pekerja bebas menentukan jadwal sendiri karena perusahaan tetap dapat menetapkan shift.

Jam kerja lebih pendek

Kerja part time dilakukan dengan waktu yang lebih sedikit daripada jam kerja normal. Pemerintah Indonesia menetapkan waktu kerja normal paling banyak 40 jam dalam satu minggu untuk pola kerja tertentu.

Menurut Pemerintah Republik Indonesia dalam Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021, pekerjaan paruh waktu dapat dilakukan kurang dari tujuh jam sehari dan 35 jam seminggu. Ketentuan waktunya perlu disesuaikan dengan kesepakatan pekerja dan perusahaan.

Upah mengikuti kesepakatan kerja

Upah pekerja part time dapat dihitung berdasarkan jam, hari masuk, jumlah shift, atau hasil kerja tertentu. Cara pembayaran ini harus dijelaskan sejak awal agar tidak memicu salah paham.

Pastikan nominal upah, tanggal pembayaran, dan aturan bila jadwal berubah tercantum dengan jelas. Simpan bukti percakapan atau dokumen kerja sebagai catatan pribadi.

Hak Pekerja Part Time dan Hal yang Harus Dicek

Pekerja paruh waktu tetap memiliki hak atas perlakuan yang layak di tempat kerja. Perusahaan juga perlu menjelaskan tugas, waktu kerja, dan pembayaran secara terbuka. Ketentuan yang jelas membantu kedua pihak bekerja dengan lebih aman.

Sebelum menerima lowongan, baca seluruh informasi yang diberikan perusahaan. Jangan terburu-buru menyetujui pekerjaan jika rincian tugas dan upah masih samar.

Perjanjian kerja harus jelas

Perjanjian kerja dapat memuat nama para pihak, jabatan, durasi kerja, upah, dan tata cara pembayaran. Dokumen ini juga berguna bila terjadi perubahan jadwal atau perselisihan.

Menurut Pemerintah Republik Indonesia dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, perjanjian kerja dibuat berdasarkan kesepakatan kedua pihak, kemampuan melakukan perbuatan hukum, pekerjaan yang diperjanjikan, serta pekerjaan yang tidak bertentangan dengan hukum.

BACA JUGA  Koordinasi: Definisi, Fungsi, Unsur, dan Contoh dalam Dunia Kerja

Periksa lima hal sebelum melamar

  1. Pastikan nama dan alamat perusahaan dapat dicek.
  2. Tanyakan jumlah jam kerja dalam sehari atau seminggu.
  3. Perjelas nominal upah dan jadwal pembayarannya.
  4. Baca tugas kerja agar sesuai dengan kemampuan dan waktu yang tersedia.
  5. Hindari lowongan yang meminta biaya besar sebelum proses kerja dimulai.

Memahami apa itu part time membantu calon pekerja memilih pekerjaan yang sesuai kebutuhan, tanpa mengabaikan hak dan kewajiban selama bekerja.