Saat ini memang sudah era digital yang memungkinkan kamu mengirimkan lamaran kerja secara online. Meski begitu, tetap saja ada perusahaan yang meminta surat lamaran kerja tulis tangan.
Artinya, mau tidak mau kamu harus menuliskan surat untuk melamar pekerjaan dengan menuliskan semua informasi di dalamnya di atas selembar kertas menggunakan pulpen.
Cari tahu secara lengkap yuk cara menulis surat lamaran kerja tulis tangan, termasuk hal penting lain yang perlu kamu tahu, agar peluang kamu diterima bekerja semakin besar.
Apa Itu Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan?
Surat lamaran kerja tulis tangan adalah dokumen penting yang berisi permohonan melamar kerja pada posisi tertentu yang tersedia pada informasi lowongan kerja.
Dalam membuat surat lamaran pekerjaan jenis ini, kamu harus benar-benar menuliskan semua informasi di dalamnya dengan tulisan tangan menggunakan pen dan kertas folio bergaris.
Alasan Perusahaan Meminta Surat Lamaran Kerja Bertuliskan Tangan
Ketika ada permintaan pengiriman surat lamaran kerja harus dengan tulisan tangan, ini bukan berarti perusahaannya masih kuno atau tidak mengikuti perkembangan zaman ya.
Namun ada beberapa tujuan yang ingin perusahaan ketahui, di antaranya:
1. Evaluasi Karakter, Sifat dan Kepribadian
Kamu pasti pernah kan mendengar istilah grafologi? Nah, menggunakan ilmu grafologi tersebut, tim rekrutmen maupun pihak HRD dari perusahaan akan menganalisis karakter, sifat, dan kepribadian kamu dari tulisan tanganmu.
2. Identifikasi Fokus Terhadap Detail
Menulis dengan tangan membutuhkan ketelitian. Hal ini karena menuliskan setiap kata di kertas menggunakan tangan tidak semudah kalau kamu mengetik di laptop atau ponsel. Sementara di surat lamaran kerja sangat tidak disarankan ada bekas jejak correction pen.
Kalau tulisan tangan kamu rapi, bersih dari coretan dan salah tulis, bahkan informasinya lengkap, tentunya HRD akan menganggap kamu termasuk orang yang teliti, berfokus pada detail, dan bisa diandalkan.
3. Mengetahui Keseriusan dan Ketahanan Mental
Sekali lagi, menulis dengan tangan jelas tanpa ada kesalahan huruf atau kata, tentunya tidak mudah. Namun kalau kamu berhasil membuat surat lamaran kerja tulis tangan dan rapi dan detail, potensi kamu diterima kerja semakin besar.
Dari tulisan tangan yang rapi, memiliki keterbacaan tinggi, apalagi didukung dengan informasi yang lengkap, artinya kamu serius dalam melamar kerja dan punya mental yang tahan banting.
5 Poin Penting & Cara Membuat Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan
Format surat lamaran kerja jenis ini sebenarnya sama saja seperti surat untuk melamar pekerjaan pada umumnya. Kamu bisa membaca detail lengkap mengenai formatnya di artikel berjudul: 9 Poin dalam Contoh Surat Lamaran Kerja Auto Diterima.
Selain mengikuti format baku surat lamaran kerja, kamu juga perlu memperhatikan beberapa poin penting berikut:
1. Tuliskan Nama Perusahaan dengan Benar
Penyebutan nama tulisan terletak di bagian awal surat sangat krusial. Jadi pastikan kamu menuliskannya dengan benar, termasuk dalam penulisan ejaan serta jenis perusahaannya.
2. Wajib Mencantumkan Posisi yang Dilamar
Surat lamaran pekerjaan yang masuk ke tim HRD itu sangat banyak setiap harinya lho. Jadi manfaatkan bagian “Perihal” untuk menuliskan posisi yang mau kamu lamar.
Ini cara terbaik yang bisa menarik perhatian tim HRD untuk mencari tahu lebih lanjut dan membaca surat lamaran pekerjaan milik kamu.
Lalu jangan lupa pada bagian isi surat, jelaskan lebih posisi incaran kamu itu didukung dengan skill dan keahlian yang kamu miliki.
3. Perhatikan Jenis Kertas dan Warna Pulpen
Jenis kertas yang umum digunakan untuk menulis surat lamaran kerja dengan tangan biasanya folio bergaris. Namun kalau kamu bisa menulis di kertas HVS ukuran folio dengan rapi, makan lebih baik menggunakan kertas HVS putih polos ya.
Selain itu, pastikan kamu menggunakan pulpen yang tintanya hitam. Warna ini lebih berkesan formal, profesional, dan membuat isi surat lebih mudah dibaca.
4. Penggunaan Ejaan, Huruf Kapital, dan Tanda Baca
Surat melamar kerja, walaupun ditulis dengan tulisan tangan, tetap termasuk dokumen resmi. Jadi penulisan informasi di dalamnya harus sesuai dengan aturan penulisan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
5. Hindari Menggunakan Correction Pen
Penggunaan correction pen, tip-ex, atau jenis penghapus tulisan lainnya, membuat surat lamaran kerja terlihat kotor, kurang rapi, dan sangat tidak profesional.
Lebih baik buat draft surat dulu. Kalau isi draft sudah sesuai yang kamu mau, baru kamu salin ke kertas baru secara benar dan rapi.
Setelah paham apa itu surat lamaran kerja tulis tangan dan hal penting yang wajib kamu tahu dari uraian di atas, lanjutkan pelajari juga Contoh Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan yang Benar.






